jakarta terbangun dari mimpi
belum sempat mandi
asap knalpot disemprot bertiubi-tubi ke udara
suara menjadi pemerkosa telinga
bersama bunyi-bunyian lainnya
dan kita hanya bisa berharap
lebaran kembali mengetuk pintu kalender
rumah waktu kita dan aku
akan berdiri di ambangnya
menyapa: selamat datang sunyi
balaipustaka, 13/10/08

0 komentar:
Posting Komentar