kau adalah seteru sekaligus sekutu abadiku
sebagai seteru kita selalu saja
tak bersetuju dalam mengenali warnawarna
putih kau bilang hitam
hitam kau bilang putih
yang kau sebut hitam kukenali sebagai putih
yang kau sebut putih kukenali sebagai hitam
mata siapa di antara kita yang tak awas
hati siapa di antara kita yang tak waras
tak jarang kita gagal mengenali warnawarna
demikianlah kita menjadi sekutu
bersetuju menyebut warna abuabu
sebab hidup hanya sekumpulan warnawarna
dan setiap warna harus diberi nama
padahal kita butawarna
sejak dari semula
Depok, 24.12.06 11:

0 komentar:
Posting Komentar